“Windcatcher” – Sistem pendinginan alami dalam arsitektur tradisional

 

 

Sebuah windcatcher adalah perangkat arsitektur yang digunakan selama berabad-abad untuk menciptakan ventilasi alami pada bangunan. Sistem windcatcher ini telah memberi orang-orang Timur Tengah sebuah bentuk “AC” sederhana selama ribuan tahun. Contoh windcatcher dapat ditemukan di arsitektur tradisional yang dipengaruhi Persia di Timur Tengah, Pakistan dan Afghanistan. Tidak diketahui siapa yang pertama kali menemukan windcatcher, meski ada yang mengklaim itu berasal dari Iran.

Essential for keeping homes at a consistently comfortable temperature. Photo Credit

Essential for keeping homes at a consistently comfortable temperature. Photo Credit

 

Windcatchers near the Amir Chaqmagh Mosque Complex. Photo Credit

Windcatchers near the Amir Chaqmagh Mosque Complex. Photo Credit

 

Sejak awal abad 19, penduduk Yazd, kota metropolis padang pasir yang merupakan kota tertua di Iran, telah menggunakan angin sebagai sumber energi alternatif untuk mendinginkan rumah mereka pada hari-hari musim panas.

One of the distinctive features of the cities of Yazd province which distinguish it from other cities is the existence of various wind catchers. Photo Credit

One of the distinctive features of the cities of Yazd province which distinguish it from other cities is the existence of various wind catchers. Photo Credit

https://www.flickr.com/photos/juliamaudlin/14817219107/in/photolist-98rKpC-y56Qcx-y2abqf-y9i2ja-y9YCQ8-y3CdwA-y8pw57-f7osPW-ozm81X-xeBLwx-atYp73-akRhqe-4k8QqG-8UVcyv-98oAar-4k8Rqw-4k4PtP-9G5RKM-6gBE8t-3JWuiB-6gFQdm-f7osU7-rRmRe6-xTU9c1-atVL5n-8hUKKK-atVKs6-atVJCV-atVJpF-asCUgN-s8NTgv-o25HKQ-atYr9f-ffGeWR-6gte6o-atYuN3-hgce4Z-gjTGBM-atVJdP-atYuzU-5d8wYT-5nQ1Zi-8ubjhs-bpNEqf-4s5x6T-bpNEAu-qiCKKn-xM13Ng-y8q5oL-bCHyHi

Tower of Silence, Wind Towers and Ice Chamber, Yazd, Iran. Photo Credit

windcatcher sistem pendingin alami aliran udara

windcatcher sistem pendingin alami aliran udara

 

Berabad-abad perbaikan yang berkelanjutan dan adaptasi untuk bertahan dalam kondisi iklim yang ekstrem menyebabkan pembangun kota menciptakan bentuk dan struktur yang terlihat sangat menakjubkan.

The windcatcher of Dowlatabad in Yazd, Iran—one of the tallest existing windcatchers. Photo Credit

The windcatcher of Dowlatabad in Yazd, Iran—one of the tallest existing windcatchers. Photo Credit

 

Windcatcher hadir dalam berbagai desain, seperti uni-directional, bi-directional, dan multi-directional. Para windcatcher asli di Iran biasanya multi arah dengan dua sampai delapan bukaan di bagian atas untuk menangkap angin dari segala arah.

A capped tower with an open side facing the wind simply and effectively brings down cooling drafts in to the heart of the structure below. Photo Credit

A capped tower with an open side facing the wind simply and effectively brings down cooling drafts into the heart of the structure below. Photo Credit

 

Sebagian besar keberadaan penampung angin bisa ditemukan di rumah hunian lama. Di sisi lain, mayoritas tempat penampungan air perkotaan dan masjid juga memiliki penangkap angin. Dengan menghadapkan windcatcher berlawanan dengan arah angin dan debu, maka pasir yang tertiup dari padang pasir juga bisa dijauhkan dari bangunan.

An ab anbar (water reservoir) with double domes and windcatchers (openings near the top of the towers) in the central desert city of Naeen, Iran. Photo Credit

An ab anbar (water reservoir) with double domes and windcatchers (openings near the top of the towers) in the central desert city of Naeen, Iran. Photo Credit

 

Iran Tengah memiliki perbedaan suhu siang hari yang sangat besar, mulai dari yang sejuk hingga sangat panas, dan udara cenderung sangat kering sepanjang hari. Banyak penampung air tradisional dibangun dengan windcatcher yang mampu menyimpan air pada suhu yang mendekati suhu beku selama bulan-bulan musim panas. Windcatcher juga bisa bertindak terbalik. Dengan menutup semua port yang menghadap jauh dari arah angin masuk, udara ditarik ke atas dengan menggunakan efek Coanda, terjadi perbedaan tekanan, sehingga udara dari dalam ruangan keluar melalui corongnya, apabila sebaliknya (dihadapkan ke arah angin masuk) maka udara dingin mengalir dari corong ke dalam ruangan.

Windcatchers have various functions, but one of the most common includes the combination of a tall-capped tower with an underground canal to store the wind power in addition to being a cooling system. Photo Credit

Windcatchers have various functions, but one of the most common includes the combination of a tall-capped tower with an underground canal to store the wind power in addition to being a cooling system. Photo Credit

 

Fitur arsitektur ini tetap populer di kalangan budaya timur hingga sekarang, namun saat ini juga sudah ada peningkatan kesadaran akan penerapan ventilasi alami dan pendinginan pasif di negara-negara barat. Pendekatan windcatcher baru-baru ini digunakan di arsitektur Barat, seperti di pusat pengunjung di Taman Nasional Zion, Utah. Sebuah windcatcher telah dikembangkan di bangunan kayu modern dimana fungsinya tanpa colokan listrik atau penggunaan alat mekanik untuk mengatur suhu.

 

Artikel asli dari: https://www.thevintagenews.com/2016/10/13/windcatchers-natural-cooling-systems-in-traditional-iranian-architecture/

IKARA - Ikatan Alumni Refrigerasi dan Tata Udara Politeknik Negeri Bandung

Leave a Reply

Leave a Reply